Kinerja Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu tugas dalam Tridarma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen. Halaman ini menampilkan berbagai kegiatan abdimas yang telah dilaksanakan oleh dosen di Universitas Komputer Indonesia.


2026 2025 2024 2023 2022 2021 2020 2019 2018 2017 2016 2015 2014 2013 2012 2011 2010 2009 2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 2001 2000

Data Pengabdian Kepada Masyarakat - Tahun 2026

Menampilkan 8 dari 8 data

Klik pada judul PkM untuk melihat detail data

PENINGKATAN KOMPETENSI TEKNIS KARYAWAN MELALUI PELATIHAN IMPLEMENTASI MODUL ESP8266 UNTUK OTOMASI MESIN PERCETAKAN DI PT. TRI LITHO JAYA
Pelaksana Kegiatan

Sutono, M.Kom.

Program Studi

SISTEM KOMPUTER - S1

Deskripsi Kegiatan
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis karyawan PT. TRI LITHO JAYA dalam mengoperasikan dan mengendalikan mesin percetakan secara otomatis. Tujuan spesifiknya adalah memberikan pemahaman dan keterampilan praktis mengenai konsep Internet of Things (IoT) dan implementasi modul ESP8266 untuk sistem kendali berbasis jaringan WiFi, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Metode yang digunakan meliputi observasi, pengembangan kurikulum, pelatihan langsung, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 99% mengenai konsep dasar IoT dan implementasi ESP8266. Sebanyak 85% peserta juga mampu menyelesaikan tugas praktikum dengan baik. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, serta menjadi langkah awal dalam adopsi Industri 4.0 [14].
OPTIMALISASI PENGEMASAN PRODUK DAN PENGELOLAAN KEUANGAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM IBU TUNGGAL
Pelaksana Kegiatan

Dr. Yully Ambarsih Ekawardhani, M.Sn, S.Sn Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA Dr. Surtikanti, S.E., M.Si., Ak., CA

Program Studi

AKUNTANSI - S1

Deskripsi Kegiatan
Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) begitu pesat. Untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Pertubuhan Ibu Tunggal (single parent) Kebangsaan Malaysia Kuala Selangor perlu menggali potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu dan memberikan pendampingan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam UMKM agar memiliki pengetahuan dan wawasan yang berkaitan dengan bagaimana melakukan pengemasan (packaging) dan mengelola keuangan agar dana keluarga tidak tercampur dengan hasil usaha. Permasalahan yang dialami antara lain : 1). Masalah modal yang terbatas ; 2). Masalah packaging (kemasan) yang kurang menarik ; dan 3). Masalah hasil penjualan (keuntungan) yang masih tercampur dengan keuangan keluarga. Terkait permasalahan tersebut dibutuhkan solusi, berupa sosialisasi dan pendampingan agar modal yang dimiliki dapat dialoksasikan sesuai kebutuhan, penjelasan tentang bagaimana cara mengemas suatu produk agar menarik dan penjelasan konsep pengelolaan keuangan serta pelaporan keuangan agar tertib administrasi. Kegiatan ini memiliki tujuan yaitu : 1). Pelaku usaha dapat memproduksi barang sesuai dengan budget yang ada. Selisih hasil penjualan dan biaya produksi (keuntungan) dikumpulkan agar bisa menambah modal tanpa mengganggu uang pribadi ; 2). Perlunya dibentuk suatu organisasi atau perkumpulan produk yang sama dengan memberi kemasan yang sama sehingga tidak ada persaingan diantara pelaku usaha dan 3). Memberikan pelatihan dan pendampingan membuat catatan harian keuangan yang berkaitan dengan produksi, menghitung biaya produksi, mencatat hasil penjualan, mencatat keuntungan, menyusun laporan keuangan dan bagaimana cara menggunakan laporan keuangan untuk kepentingan pengembangan usaha. Target khusus yang diharapkan adalah ibu-ibu tunggal selaku pelaku usaha UMKM dapat meningkatkan omset penjualan yang selanjutnya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di lingkungannya. Dalam pelaksanaannya, metode yang digunakan berupa pelatihan tentang pengelolaan modal yang dimiliki agar dapat dialokasikan secara optimal, memasarkan produk dengan kemasan yang menarik sehingga diharapkan dapat meningkatkan usahanya serta manajemen pengelolaan keuangan UMKM yang disertai dengan pemberian contoh bagaimana cara merencanakan pengeluaran keuangan sebuah UMKM. Selanjutnya, pelatihan pemberdayaan pelaku usaha dengan memberikan tutorial pengelolaan keuangan melalui pengenalan akuntansi dasar. Diharapkan luaran dari hasil pengabdian pada masyarakat ini berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ber ISSN terindeks sinta 4, artikel pada media massa cetak/elektronik, Haki dan peningkatan penerapan Iptek di masyarakat melalui alokasi modal, pengemasan yang menarik dan perbaikan pengelolaan keuangan.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK KIOS BOS KECOS BERBASIS EXCEL
Pelaksana Kegiatan

Assoc. Prof. Dr Ely Suhayati, S.E., M.Si., Ak. CA Fakhrian Fadlia Adiwijaya, M.kom

Program Studi

AKUNTANSI - S1

Deskripsi Kegiatan
Kios Bos Kecos merupakan UMKM bidang jasa jahit di Kabupaten Bandung yang sebelum kegiatan ini masih mengelola usaha secara tradisional, khususnya pada aspek pengelolaan keuangan dan promosi digital. Transaksi harian dicatat manual dalam buku kas tanpa penyusunan laporan keuangan formal, sehingga pemilik kesulitan menilai kinerja usaha dan berpotensi menghambat akses pembiayaan dari lembaga keuangan. Promosi usaha pun masih mengandalkan cara konvensional seperti dari mulut ke mulut dan status WhatsApp. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Tim Pengabdian dan Pemberdayaan Pada Masyarakat (P2M) Universitas Komputer Indonesia melaksanakan sosialisasi siklus akuntansi sederhana, pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis Microsoft Excel yang digabungkan dengan Visual Basic for Applications (VBA), serta pendampingan promosi digital melalui Google Maps dan media sosial. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, hingga penyusunan luaran, dengan melibatkan pemilik dan karyawan Kios Bos Kecos sebagai peserta. Hasil evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test terhadap 3 responden (pemilik dan 2 karyawan) menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, yaitu dari rata-rata skor 1,60 menjadi 4,17 (skala 1–5), atau naik 160%, dengan proporsi responden yang menyatakan "paham"/"sangat paham" meningkat dari 0% menjadi 90%. Peningkatan terjadi merata pada seluruh peserta, baik pemilik maupun karyawan. Setelah kegiatan, mitra mampu mengoperasikan sistem akuntansi berbasis Excel-VBA secara mandiri untuk mencatat transaksi harian hingga menghasilkan Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal, Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) yang sesuai SAK EMKM, serta telah memanfaatkan Google Maps dan media sosial sebagai sarana promosi. Luaran kegiatan meliputi Manual Book panduan penggunaan sistem, publikasi artikel pada media cetak, dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) atas template Excel yang dikembangkan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi keuangan dan level keberdayaan mitra Kios Bos Kecos.
SANLAT RAMADAN 2026 “HOUSE OF WISDOM” MENGGALI DARI SEJARAH UNTUK MEMBANGUN MASA DEPAN
Pelaksana Kegiatan

Assoc. Prof. Usep Mohamad Ishaq, S.Si., M.Si., Ph.D.

Program Studi

SISTEM KOMPUTER - S1

Deskripsi Kegiatan
Baitul Hikmah seringkali dijadikan titik referensi dalam komentar atau diskusi yang ingin mencontohkan potensi peradaban Islam sebagai pusat perkembangan ilmu. Namun, tidak banyak yang mengupas secara mendetail struktur, aktor ataupun faktor yang kemudian berkontribusi dan menyebabkan keberhasilan Baitul Hikmah sebagai pusat ilmu. Seperti apa persisnya bentuk dari ekosistem Baitul Hikmah? Siapa saja yang mengisi dan meramaikan aktivitas intelektual (penerjemahan, pengarsipan, dan riset) disana? Apa yang mendorong dan menjadi motivasi mereka? Mengapa banyak sekali karya dari tradisi keilmuan Yunani, Persia dan India yang diterjemahkan? Bagaimana menjelaskan sikap terbuka pemikir Islam pada zaman itu? Dengan bimbingan Narasumber yang akan mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan umum tersebut dan dengan bantuan worksheet yang akan disiapkan khusus untuk mendukung diskusi pada sesi ini, peserta akan diajak untuk merefleksikan kondisi keilmuan Islam saat ini. Adakah persamaan atau perbedaan yang terasa? Pelajaran apa yang dapat kita ambil?
WORKSHOP WORLDVIEW ISLAM DAN PENERAPAN SAINS ISLAM PADA PENDIDIKAN DASAR
Pelaksana Kegiatan

Assoc. Prof. Usep Mohamad Ishaq, S.Si., M.Si., Ph.D.

Program Studi

SISTEM KOMPUTER - S1

Deskripsi Kegiatan
Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya penguatan kapasitas guru dan calon guru dalam memahami serta mengintegrasikan Islamic Worldview ke dalam praktik pendidikan dan pengajaran. Kegiatan ini berangkat dari kesadaran bahwa proses pendidikan tidak hanya berkaitan dengan transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan cara pandang terhadap realitas, ilmu, dan tujuan hidup berdasarkan pandangan alam Islam. Oleh karena itu, para pendidik perlu memiliki landasan konseptual yang kokoh agar mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Melalui workshop ini, peserta dibekali pemahaman mengenai Islamic Worldview yang berkaitan langsung dengan proses pendidikan, khususnya dalam memahami hakikat ilmu, manusia, dan tujuan pendidikan dalam Islam. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menguatkan basis pemahaman peserta dalam menentukan dan mengembangkan kurikulum IPAS yang selaras dengan Pandangan Alam Islam, sehingga materi dan metode pembelajaran tidak terlepas dari kerangka epistemologis Islam. Lebih lanjut, workshop ini juga menanamkan konsep serta tujuan pendidikan Islam agar dapat diimplementasikan secara nyata oleh para peserta di lembaga pendidikan masing-masing. Dengan demikian, diharapkan para guru dan calon guru mampu mengembangkan praktik pendidikan yang tidak hanya efektif secara pedagogis, tetapi juga berakar pada nilai, tujuan, dan kerangka berpikir Islam dalam membentuk generasi yang berilmu dan beradab.
IMPLEMENTASI SISTEM IOT PENGENDALIAN KELEMBABAN DAN SUHU PADA KUMBUNG JAMUR TIRAM DI DESA SUKAWENING
Pelaksana Kegiatan

Jana Utama, M.T, S.T Budi Herdiana, S.T., M.T.

Program Studi

TEKNIK ELEKTRO - S1

Deskripsi Kegiatan
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan judul "Implementasi Sistem Internet of Things (IoT) Pengendalian Kelembaban dan Suhu pada Kumbung Jamur Tiram di Desa Sukawening" dilaksanakan sebagai upaya penerapan teknologi tepat guna untuk membantu mitra dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan budidaya jamur tiram. Mitra kegiatan adalah Rumah Kumbung Jamur Desa Sukawening yang berlokasi di Kampung Bojongjambu RT 03/RW 10, Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah proses pengendalian suhu dan kelembaban kumbung yang masih dilakukan secara manual sehingga kondisi lingkungan sering mengalami fluktuasi. Kondisi tersebut berdampak pada pertumbuhan jamur yang kurang optimal, kualitas hasil panen yang tidak seragam, serta belum tersedianya data monitoring yang dapat digunakan sebagai dasar evaluasi proses budidaya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Teknik Elektro Universitas Komputer Indonesia menerapkan sistem Internet of Things (IoT) yang terdiri atas mikrokontroler ESP8266, sensor DHT22, modul relay, humidifier, exhaust fan, dan dashboard monitoring berbasis internet. Sistem dirancang untuk melakukan pemantauan suhu dan kelembaban secara real-time, serta mengendalikan perangkat aktuator secara otomatis berdasarkan parameter yang telah ditetapkan sehingga kondisi lingkungan kumbung dapat dipertahankan pada rentang yang sesuai untuk pertumbuhan jamur tiram. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan mitra secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan program meliputi koordinasi awal, identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, perakitan perangkat, pengujian, instalasi di lokasi mitra, pelatihan penggunaan sistem, pendampingan operasional, monitoring, dan evaluasi. Pendekatan partisipatif tersebut bertujuan agar teknologi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan mitra serta dapat dioperasikan dan dipelihara secara mandiri setelah program selesai. Pelaksanaan kegiatan menghasilkan produk teknologi berupa sistem IoT untuk monitoring dan pengendalian suhu serta kelembaban kumbung jamur tiram, dilengkapi dengan perangkat lunak untuk pemantauan kondisi lingkungan secara daring. Selain menghasilkan perangkat teknologi, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas mitra melalui pelatihan dan pendampingan sehingga mitra memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan sistem, membaca data monitoring, serta melakukan perawatan perangkat secara mandiri. Implementasi teknologi ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap efektivitas pengelolaan kumbung jamur, menjaga kestabilan suhu dan kelembaban, meningkatkan efisiensi operasional, mendukung peningkatan kualitas dan produktivitas hasil budidaya, serta menjadi contoh penerapan teknologi Internet of Things pada sektor pertanian berbasis smart farming di Desa Sukawening. Keberlanjutan program didukung melalui penyerahan perangkat kepada mitra, penyediaan panduan operasional, serta pendampingan lanjutan dari tim pelaksana sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
NARASUMBER LAUNCHING BUKU "SAINS ISLAM DALAM RANGKAIAN SEJARAH"
Pelaksana Kegiatan

Assoc. Prof. Usep Mohamad Ishaq, S.Si., M.Si., Ph.D.

Program Studi

SISTEM KOMPUTER - S1

Deskripsi Kegiatan
Memahami sejarah bukan sekadar mengingat angka, tapi menangkap dinamika pemikiran. Terjemahan dari "The Making of Islamic Science" karya Muzaffar Iqbal segera hadir untuk melengkapi khazanah literatur sejarah sains kita. Buku ini menyajikan pandangan kritis terhadap sains Islam pasca-abad ke-17 dan menjawab tuduhan-tuduhan miring mengenai stagnasi sains di dunia Islam. Diterjemahkan oleh tim ahli, buku ini menjadi referensi wajib bagi mahasiswa, peneliti, dan pecinta sejarah dan sains islam.
WEBINAR SAINS VS AGAMA: APAKAH SAINS & AGAMA SELALU DIKOTOMIS DAN BERTENTANGAN
Pelaksana Kegiatan

Assoc. Prof. Usep Mohamad Ishaq, S.Si., M.Si., Ph.D.

Program Studi

SISTEM KOMPUTER - S1

Deskripsi Kegiatan
Bincang Ilmu Satu Langkah #EPS.04 mengangkat tema “Agama vs Sains: Apakah Sains & Agama Selalu Dikotomi & Bertentangan?”, sebagai upaya merefleksikan cara pandang modern yang kerap menempatkan keduanya dalam posisi yang saling berhadap-hadapan. Di tengah perkembangan sains yang begitu pesat, tidak jarang agama dipersempit menjadi wilayah privat, sementara sains dianggap berdiri netral tanpa nilai dan makna. Diskusi ini mengajak kita untuk menelaah kembali akar dari dikotomi tersebut—apakah ia benar berasal dari hakikat ilmu itu sendiri, atau justru dari cara pandang yang keliru dalam memahami realitas, pengetahuan, dan kebenaran. Dengan menghadirkan kerangka berpikir yang lebih utuh, Bincang Ilmu berupaya membuka ruang dialog yang diharapkan lahir kesadaran baru bahwa ilmu tidak hanya berbicara tentang “bagaimana” memahami alam, tetapi juga “untuk apa” dan “ke mana” arah pemahaman itu ditujukan—sehingga ilmu kembali menemukan maknanya, bukan sekadar sebagai alat, tetapi sebagai jalan menuju kebenaran.