Kinerja Pengabdian Kepada Masyarakat
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu tugas dalam Tridarma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen. Halaman ini menampilkan berbagai kegiatan abdimas yang telah dilaksanakan oleh dosen di Universitas Komputer Indonesia.
2026 2025 2024 2023 2022 2021 2020 2019 2018 2017 2016 2015 2014 2013 2012 2011 2010 2009 2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 2001 2000
Data Pengabdian Kepada Masyarakat - Tahun 2025
Menampilkan 10 dari 56 dataKlik pada judul PkM untuk melihat detail data
PEMBERDAYAAN PENGURUS DEWAN KEMAKMURAN MASJID (DKM) KHAIRUL AMAL KOTA BANDUNG MELALUI PELATIHAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN MASJID MODERN(SIMMAS) BERBASIS WEB UNTUK OPTIMALISASI MANAJEMEN MASJID DI ERA DIGITAL
Pelaksana Kegiatan
Diana Effendi, S.T, M.T Rani Puspita Dhaniawaty, S. Kom., M.Kom.
Program Studi
MANAJEMEN INFORMATIKA - D3
Deskripsi Kegiatan
Program Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan lanjutan dari PKM sebelumnya, yang telah dilaksanakan dengan hasil pengukuran kepuasan pengguna sebesar 97%, menunjukkan bahwa peserta sangat puas dengan pelatihan yang diberikan dan membutuhkan pelatihan lanjutan terkait penggunaan teknologi informasi. Oleh karena itu, kegiatan kali ini bertujuan untuk mengadakan pelatihan SIMMAS berbasis web bagi pengurus DKM Masjid Khairul Amal Kota Bandung guna mengoptimalkan manajemen masjid di era digital. Pelatihan ini menggunakan metode Service Learning. Dari hasil pengukuran indeks % kepuasan terhdap PKM ini diperoleh 98,8%. Dapat disimpulkan bahwa dengan kegiatan ini membawa dampak positif bagi peserta. Melalui pelatihan ini, diharapkan pengurus DKM dapat memanfaatkan SIMMAS sehingga tercipta pengelolaan masjid yang lebih modern, transparan, berbasis teknologi, yang dapat memenuhi kebutuhan pengurus masjid di era digital. Kata kunci : Kemakmuran Masjid (DKM), Sistem Informasi Manajemen Masjid Modern (SIMMAS), manajemen masjid, Service Learning.
PENGENALAN DIGITALISASI KEUANGAN UNTUK GURU DAN STAF DI SD IT INSAN CERMAT CIBIRU
Pelaksana Kegiatan
Assoc.Prof.Dr. Adeh Ratna Komala, SE.,M.Si,CERA
Program Studi
AKUNTANSI - D3
Deskripsi Kegiatan
Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat dan semua sektor harus mengikuti era digitalisas. Ketahanan ekonomi keluarga adalah hal yang sangat perlu untuk diperhatikan karena menjadi podasi atas kestabilannya. Ketahanan ekonomi keluarga ditandai dengan rapinya perencanaan keuangan dimana salah satu upayanya adalah adanya pencatatan keuangan keluarga. Digitalisasi keuangan menjadi hal yang sangat penting karena akan memberikan berbagai manfaat yang mendukung efisiensi dalam pengelolaan keuangan. SD IT Insan Cermat Cibiru merupakan salah satu Sekolah Dasar Islam Terpadu SD IT) yang menggabungkan adanya kurikulum pendidikan nasional dan pendidikan islam. SD IT ini memiliki peran untuk memberikan pendidikan akademik, pendidkan keislaman, pembentukan karakter keislaman, pembiasaan ibadah, pengembangan sofskill dan penunjang lainnya. Dalam operasionalnya sangat ditentukan oleh kompetensi guru dan staf yang membantu kelancaran aktivitas di sekolah. Guru adalah pendidik utama setelah orang tua yang dititipkan untuk membentuk generasi yang kompeten dan mandiri. Sangat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk diturunkan kepada siswa-siswa dan anak-anaknya di keluarga. Catatan keuangan merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan untuk menjaga stabilitas rumah tangga diperlukan kemampuan untuk mengelola keuangan dengan baik. Pelaksana P2M UNIKOM berkepentingan untuk melakukan transfer knowledge untuk guru-guru di SD IT Insan Cermat Cibiru terkait pencatatan keuangan digital dengan menggunakan aplikasi chad verbruggen. Aplikasi ini sangat membantu penggunanya melakukan pencatatan operasional harian keluarga baik pemasukan maupun pengeluaran keuangan. Pencatatan keuangan chad verbruggen akan memudahkan penggunanya dalam melakukan pengelolaan keuangan. Pendampingan dilakukan dengan memberikan materi terkait akuntansi konvensional dan penggunaan aplikasi chad verbruggen sehingga memberikan pemahaman kepada guru dan staf SD IT Insan Cermat Cibiru untuk melakukan pencatatan sebagai langkah awal dalam pengelolaan keuangan. Harapannya P2M yang dilakukan akan berdampak pada teciptanya stabilitas ekonomi keluarga guru dan staf SD IT Insan Cermat Cibiru.
GOPONPES- DIGITAL: TRANSFER TEKNOLOGI TATA KELOLA ADMINISTRASI DAN KEUANGAN UNTUK PESANTREN MENGGUNAKAN SIA DAN GOOGLE WORKSPACE
Pelaksana Kegiatan
Dr. Ony Widilestariningtyas, SE.,MSi.,Ak.,CA. Assoc. Prof. Dr. Nia Karniawati, S.IP, M.Si Dr. Rio Yunanto, S.Kom., MT. Hery Dwi Yulianto, S.T., M.Kom
Program Studi
KOMPUTERISASI AKUNTANSI - D3
Deskripsi Kegiatan
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan pesantren melalui kegiatan bertajuk GOPONPES- DIGITAL (Gerakan Optimalisasi Pondok Pesantren Digital). Fokus utama dari kegiatan ini adalah transfer teknologi dan penguatan tata kelola administrasi serta keuangan berbasis digital, dengan mengimplementasikan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) sederhana dan pemanfaatan platform Google Workspace. Sasaran program adalah Pondok Pesantren Salafiyah Modern Al Ajwa Al Islamy yang berlokasi di Desa Pasirhuni, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya literasi digital pengelola, pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual, serta belum adanya sistem pengarsipan digital yang terstruktur. Kegiatan ini dirancang untuk mengatasi tantangan tersebut melalui lima tahapan utama: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan program. Pelatihan Google Workspace dan SIA diberikan secara kontekstual dan kolaboratif, menggabungkan pendekatan lintas generasi antara SDM senior dan santri muda yang melek teknologi. Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong pemberdayaan sosial kelembagaan berbasis nilai-nilai Islam. Melalui GOPONPES- DIGITAL, pesantren diharapkan mampu membangun sistem manajemen kelembagaan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini sekaligus menjadi model percontohan transformasi digital yang dapat direplikasi di pesantren lain, sehingga berkontribusi pada pemerataan literasi digital dan penguatan tata kelola pendidikan keagamaan berbasis teknologi informasi.
WORKSHOP MENGENAL FILSAFAT
Pelaksana Kegiatan
Assoc. Prof. Usep Mohamad Ishaq, S.Si., M.Si., Ph.D.
Program Studi
SISTEM KOMPUTER - S1
Deskripsi Kegiatan
Workshop ini bertujuan untuk mengenalkan filsafat dan sejarahnya kepada masyarakat khususnya para pemuda muslim agar menengal makna, sejarah, urgensi, dan pandangan Islam terhadap ilmu flsafat karena selama ibi filsafat dianggap sebagai sesuatu yang terlalu abstrak dan tidak memiliki manfaat praktis. Pada workshop ini ditunjukkan di mana letak pentingnya filsafat bagi ilmu-ilmu lain dan bagaimana sebenarnya kedudukan filsafat ditinjau dari segi agama.
MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN VOKASI : PENYELARASAN VISI, MISI, TUJUAN DAN STRATEGI UNTUK MENCETAK LULUSAN SIAP KERJA
Pelaksana Kegiatan
Dr. Linna Ismawati, S.E., M.Si
Program Studi
MANAJEMEN - S1
Deskripsi Kegiatan
Kegiatan penyuluhan dan Focus Grups discussion dilaksanakan dalam rangka peningkatan Good University Governance kampus vokasi Politeknik Pajajaran ICB Bandung dengan pengembangan VMTS PT dan PS
WEBINAR MENGAPA (SAINTIS MUSLIM) PERLU BELAJAR FILSAFAT SAINS?
Pelaksana Kegiatan
Assoc. Prof. Usep Mohamad Ishaq, S.Si., M.Si., Ph.D.
Program Studi
SISTEM KOMPUTER - S1
Deskripsi Kegiatan
FIlsafat atau lebih khusus lagi filsafat sains dipandang sesuatu yang tidak diperlukan bagi saintis modern. Padahal filsafat sains sebenarnya sangat penting dipahami terutama bagi saintis muslim ketika sains akan dihubungkan dengan bidang-bidang lain dan bagaimana ia diterapkan secara baik dalam suatu masyarakat. Seminat ini bertujuan untuk menunjukan di mana kepentingan filsafat sains khususnya bagi para saintis muslim
GENERATIVE AI DAN ETIKA PENGGUNAANNYA UNTUK MENDUKUNG POTENSI BERKARYA PADA GENERASI Z SISWA SMA DI LINGKUNGAN WILMAR PLANTATION, KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Pelaksana Kegiatan
Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT Dr. Senny Luckyardi, S. P., M.M. Dr. Muhammad Aria Rajasa Pohan, M.T Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom. Ph.D Prof. Dr. Lia Warlina, M.Si, Ir
Program Studi
MAGISTER SISTEM INFORMASI - S2
Deskripsi Kegiatan
Generasi Z atau tech savvy merupakan generasi yang lahir di era serba instan ditengah berbagai kemudahan dikarenakan kemajuan teknologi informasi serta akses luas terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI). Hal ini berdampak pada terbentuknya karakter Gen Z yang cenderung memiliki potensi kreativitas yang tinggi namun di sisi lain memiliki daya juang yang kurang tangguh. Penguasaan terhadap Generative AI yang merupakan salah satu bentuk AI yang memungkinkan penciptaan konten kreatif seperti teks, gambar, musik, dan video dapat mendukung potensi berkarya pada Gen Z. Namun, penggunaan teknologi ini menimbulkan tantangan etis, seperti hak cipta, plagiarisme, dan ketergantungan terhadap AI dalam proses kreatif. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana Generative AI dapat dimanfaatkan secara etis untuk mendukung potensi berkarya Generasi Z. Wilmar merupakan perusahaan agribisnis terkemuka yang banyak berkontribusi terhadap pendidikan nasional melalui langkah konkret dalam membangun fasilitas pendidikan berkualitas di wilayah operasionalnya. Keunikan dari pendekatan Wilmar adalah fokus pada pendidikan holistik yang tidak hanya mencakup fasilitas fisik, tetapi juga penyediaan layanan pendukung seperti bus sekolah untuk antar-jemput siswa demi mewujudkan kesempatan mengenyam pendidikan yang sama untuk anak-anak di wilayah terpencil. Wilmar tidak hanya fokus pada produksi dan ekspansi bisnis, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Integrasi AI dalam pendidikan holistik dan green economy merupakan sebuah keharusan untuk mencapai komitmen global dalam upaya menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun demikian, banyak siswa SMA di lingkungan Wilmar belum memahami cara menggunakan Generative AI untuk mengoptimalkan kemampuan mereka dalam membuat tugas karya ilmiah, mencari referensi ataupun menciptakan karya lainnya. Selain penguasaan generative AI, para siswa ini sangat memerlukan pengetahuan mengenai batasan-batasan normatif dalam penggunaan tools berbasis AI sehingga tidak menumpulkan idealisme maupun kemampuan berpikir kreatif mereka sebagai Generasi Z, generasi muda pembangun bangsa. Oleh karena itu, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Bina Bangsa dengan tema Generative AI dan Etika Penggunaannya untuk Mendukung Potensi Berkarya pada Generasi Z Siswa SMA kelas XII 171 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan menyajikan tiga topik materi yaitu: pertama adalah “Manajemen Motivasi Berkarya Gen Z di tengah Gempuran AI” dari Dr. Senny Luckyardi; topik kedua berjudul “Dari Tugas Rumah hingga Kreativitas, AI dalam Kehidupan Sehari-hari Siswa” dari Irfan Dwiguna Sumitra, PhD; dan topik ketiga “Bisa, Kreatif, Sukses” dari Muhammad Aria Rajasa Pohan, MT. Pelaksanaan pelatihan pada Rabu, 26 Februari 2025 pada pukul 08.00-12.30 di Aula SMA Bina Bangsa. Pelaksanaan kegiatan pelatihan diikiti oleh siswa dan guru-guru serta pihak dari Yayasan (Wilmar Internasional). Peserta siswa sangat antusias mengikuti kegiatan. Kegiatan pelatihan berjalan dengan tertib dan lancar yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan dari peserta. Selain pelatihan tentang Generative AI, kegiatan ini diselingi dengan penjelasan tentang kehidupan sebagai mahasiswa terutama di kampus UNIKOM. Kegiatan dilanjutkan dengan inisiasi kerjasama selanjutnya baik untuk kegiatan pengabdian pada masyarakat selanjutnya maupun diskusi peluang riset bersama dengan tim Wilmar Internasional.
SUSTAINABLE DEVELOPMENT OF MSMES OF NOGOSARI KNITTING CENTER THROUGH DIGITAL FINANCIAL LITERACY IN WUKIRSARI VILLAGE, YOGYAKARTA, INDONESIA
Pelaksana Kegiatan
Yayah Sutisnawati, SE.,MM. Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA, CDMP Dr. Linna Ismawati, S.E., M.Si Dr. Rizki Zulfikar, SE., M.Si
Program Studi
MANAJEMEN - S1
Deskripsi Kegiatan
The strategic role of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) is to support economic growth, but many MSMEs entrepreneurs face challenges in managing theirfinances. MSMEs are still conventional and various weaknesses of MSMEs include the inability to find capital for the business, lack of knowledge about access to donations, and simple transaction recording. Lack of financial literacy knowledge will have an impact onbusiness sustainability. On the other hand, MSMEs have a role to play in achieving theSDGs. Low financial literacy skills can also hinder business growth and sustainability of MSMEs. This Community Service and Empowerment Program aims to provide knowledge about financial literacy to MSMEs entrepreneurs at the Nogosari Knitting Center in Wukirsari Village, Bantul Regency, Jogjakarta. This international service activity involved 25 knitting MSMEs entrepreneurs who have been producing knittingfor many years. The method of implementing service activities is to provide financialliteracy assistance and training. Socialization offinancial literacy to MSMEs entrepreneurs in an interactive manner and providing direct assistance in making business funding strategies and training in compiling simple financial reports and goodfinancial planning and management. Some of the materials presented include financial management knowledge, access to capital through financial institutions, and recordingfinancial transactions through simple accounting reporting. The result of this service activity is an increase in knowledge from MSMEs entrepreneurs both the Company's funding strategy, financial management knowledge and financial reporting. MSMEsentrepreneurs also gain insight into the various financial risks faced and look for solutions to the problems that occur. Through the financial literacy assistance program, it is hoped that MSMEs entrepreneurs can improve the performance of MSMEs. This program provides opportunities for MSMEs to participate in the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), namely creating jobs and increasing economic growth globally. Keywords: SDGs, Digital Financial Literacy, MSMEs, Financial Management, Economic Growth.
MENUMBUHKAN ANTIFRAGILITAS DAN DAYA SAING DELIMA CAKERY SUKABUMI DALAM LANSKAP DIGITAL: PRAKTIK PEMASARAN MENGADAPTASI EVOLUSI BAURAN PEMASARAN
Pelaksana Kegiatan
Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra.,M.Si. Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T, CSBA.
Program Studi
MAGISTER MANAJEMEN - S2
Deskripsi Kegiatan
-
KULIAH UMUM: MERANGKAI IMAN DAN ILMU: MENYELAMI HARMONI AGAMA DAN SAINS
Pelaksana Kegiatan
Assoc. Prof. Usep Mohamad Ishaq, S.Si., M.Si., Ph.D.
Program Studi
SISTEM KOMPUTER - S1
Deskripsi Kegiatan
Dalam dunia yang semakin kompleks dan penuh tantangan ini, peran ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi semakin sentral dalam membentuk peradaban. Di sisi lain, agama tetap menjadi fondasi moral dan spiritual yang menuntun arah kehidupan manusia. Keduanya—agama dan sains—sering kali dipersepsikan sebagai dua entitas yang saling bertentangan, padahal keduanya memiliki potensi besar untuk saling melengkapi dan memperkaya pandangan manusia tentang kehidupan dan alam semesta. Kuliah umum bertajuk “Merangkai Iman dan Ilmu: Menyelami Harmoni Agama dan Sains” diselenggarakan sebagai ruang intelektual untuk menjembatani dialog antara dua kutub penting ini. Kuliah umum ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam perkuliahan Agama Islam di Institut Teknologi Bandung (ITB), sebuah mata kuliah wajib yang bertujuan tidak hanya memberikan pemahaman konseptual tentang Islam, tetapi juga menanamkan kesadaran etis dan spiritual di tengah dinamika akademik dan profesional mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa melihat kembali relasi antara iman dan ilmu dari perspektif yang lebih luas, rasional, dan kontekstual. Bahwa menjadi insan akademik tidak berarti meninggalkan nilai-nilai keimanan; sebaliknya, keilmuan dapat menjadi sarana untuk mendekat kepada Tuhan, dan iman dapat menjadi cahaya dalam menuntun arah penggunaan ilmu. Dalam sejarah peradaban Islam, kita dapat menemukan banyak tokoh yang menjadi simbol keberhasilan integrasi antara agama dan sains. Nama-nama seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, dan Ibnu Al-Haytham adalah contoh bagaimana para ilmuwan Muslim terdahulu tidak melihat kontradiksi antara iman dan ilmu, tetapi justru menganggap keduanya sebagai bagian dari pengabdian kepada Tuhan. Pandangan dunia Islam klasik melihat ilmu sebagai amanah yang harus dipelajari dan digunakan untuk kemaslahatan umat manusia. Warisan intelektual ini masih relevan untuk dikaji dan dijadikan inspirasi dalam menjawab tantangan dunia modern, di mana etika dan orientasi spiritual sering kali terabaikan dalam geliat perkembangan teknologi. Di tengah era globalisasi dan digitalisasi yang pesat saat ini, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dituntut tidak hanya cakap dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pijakan nilai yang kuat. Kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan kolaboratif perlu disertai dengan integritas moral dan spiritualitas yang matang. Oleh karena itu, memahami bagaimana agama dan sains dapat berjalan selaras merupakan bekal penting bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik dan profesional yang berkeadaban. Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diajak untuk berdialog dan merefleksikan ulang posisi mereka sebagai insan berilmu dan beriman. Diskusi yang dihadirkan akan membahas berbagai sudut pandang, mulai dari filosofi hubungan agama dan sains, peran sains dalam menguatkan keimanan, hingga etika Islam dalam penggunaan teknologi. Narasumber yang dihadirkan adalah sosok yang memiliki kompetensi dalam bidang keilmuan sekaligus pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai keislaman, sehingga diharapkan mampu memberikan wawasan yang menyeluruh dan inspiratif. Selain menjadi sarana pengayaan materi kuliah, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat ikatan intelektual dan spiritual dalam komunitas akademik ITB. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman kognitif, tetapi juga terdorong untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam proses belajar, berorganisasi, dan kelak dalam dunia kerja. Dengan demikian, kuliah umum “Merangkai Iman dan Ilmu: Menyelami Harmoni Agama dan Sains” bukan hanya sekadar acara akademik, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam membangun paradigma keilmuan yang utuh—yang tidak memisahkan antara akal dan hati, antara laboratorium dan tempat ibadah, antara pencarian kebenaran ilmiah dan pencarian makna hidup yang hakiki. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi mahasiswa untuk menjadi insan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan etis.